capture: kabarPetang @ tvOne (2009-11-16)

capture: kabarPetang @ tvOne (2009-11-16)


shintaPuspitasari, budiZulkifli, henttyKartika, dianNasution



Nggak ada yang terlalu istimewa sih di sini. Paling cuma capture pertama yang ada 4 anchor tampil satu layar yang dibagi 4. Kayaknya udah biasa tampil cuma belum ada capture-nya di sini. Terus sama anchor Biro Medan Dian Nasutian, capture-nya belum pernah muncul sebelumnya di sini.

Iklan

5 pemikiran pada “capture: kabarPetang @ tvOne (2009-11-16)

  1. to TV One..duuuh bang One, saya beberapa hari lalu melihat berita di TV one tentang fenomena bunuh diri di pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta,sedikit kesal alias jengkel.oleh si pemaca berita dikatakan bahwa jangan kemana-kemana karena setelah ini ada berita hangat tersebut.eeh. tau-taunya sampai 3 kali iklan yang lewat berita itu tidak juga muncul.Saya sangat paham dengan strategi mereka agar pemirsa tidak beranjak dari tempat duduk, tapi kan dengan adanya ‘kebohongan ‘ seperti itu membuat pemirsa jengkel dan kesal.ya. maaf saya yang tadinya selalu mengikuti berita-berita di Tv one, akhirnya pada saat itu pindah chanel aza.kenapa produser dan pembaca berita di TV one mengambil kebijakan seperti itu..yaa sedikit plin plan lah.

  2. hmm … kalau beritanya tdk ada sama sekali, mungkin ada kesalahan teknis.

    yg biasa sy lihat spt di tv2 lainnya, stlh jeda iklan, diawali dgn bbrp berita lain dulu, baru kemudian berita yg dimaksud.

  3. tapi dikatakan beritanya selepas ikaln berikut ini.namun,setelah beberapa ikalan kata-kata itu terus yang diulang,beritanya selepas iklan berikut.Nah,itulaha yang kadang membuat pemirsa jadi kesal… mbaak,,,,,

  4. yah memang biasanya seperti itu tvone…
    dijanjikan setelah ini sesi bahan yang menarik tapi nunggunya ampe mau habis acara…
    taktik yang bikin kesal…mana waktu maghrib lagi…..yang mo solat jadinya nunggu2 deh….

  5. Rahma kalau siaran mendominasi, maunya dia sendiri yang omong. Kasihan yang laki, kasih kesempatan dong. Apalagi kalau live ada yang diwawancara, Rahma omong jauh lebih banyak dari pasangannya, ga memberi kesempatan. Coba dibagi yang seimbang, akan kelihatan hidup dan natural. Kelihatan di layar yang laki, takut ama Rahma…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s