THREAD-O-PEDIA: NEWSPERSON: SEBUAH KAJIAN

Lama gak bikin rubrik ini…

THREAD-O-PEDIANEWSPERSON: SEBUAH KAJIAN

Newsperson adalah istilah yang dipakai di dalam PBK, dan sekaligus menjadi landmark bagi PBK, karena pertama kali memang istilah ini diciptakan dan digunakan oleh PBK, dan tidak di tempat lain.

Sejarah

Pada awalnya, istilah yang dipakai di PBK adalah sama seperti forum-forum lain, yaitu “pembaca berita”, “newsanchor”, atau “presenter berita” untuk desk-presenter, dan “reporter” untuk field-presenter.

Newsperson, sebuah istilah umum untuk merangkum semua personel berita

Namun seiring dengan berkembangnya cakupan Thread PBK, baik secara fisik maupun kualitas, (terutama setelah penerapan sistem Anchormate), maka dibutuhkan istilah baru yang merupakan sebuah kata umum untuk bisa merangkum keseluruhan dari para kuli berita, dan kata itu adalah “newsperson“.

Arti dan Pembagian

Secara biblikal, maka “newsperson” berarti “semua orang yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam hal penayangan sebuah berita”. Atas ini, maka kategorisasi newsperson pun dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1.FRONT-LINE atau area bagi mereka yang terlibat dalam proses penayangan berita secara langsung. Termasuk dalam kategori ini adalah newsanchor/newsreader/newscaster, reporter, kameramen, dan
2.HOME-FRONT atau area bagi mereka yang terlibat dalam proses penayangan berita secara tidak langsung. Termasuk dalam kategori ini adal;ah script-writer, technician, producer, director, dlsb.


Elvira Khairunnisa dan Jemmy Darusman, termasuk kategori FRONT-LINER yang juga sebagai SPEARHEAD

Dalam perkembangannya, FRONT-LINE pun dibagi kembali menjadi 2 jenis, yaitu:

1.SPEARHEAD atau ujung tombak yang berada di depan layar, dalam hal ini adalah jurnalis, presenter, dan reporter, serta
2.SUPPORT atau mereka yang berperan di belakang layar, termasuk di sini adalah kameramen dan floor-director.

Lewat pembagian ini, untuk lebih menyederhanakan, maka PBK sendiri bergerak pada tataran FRONT-LINE, dengan lebih spesifik lagi adalah pada posisi SPEARHEAD. Adapun area ini dipilih karena:

1.Lebih simpel secara awam,
2.Lebih mudah untuk mengagumi mereka yang memang tertangkap kamera,
3.Menjaga sehingga tidak terlalu masuk pada pembahasan dalam tataran lebih kompleks yang mana adalah isi dapur daripada station TV masing-masing.


Para SPEARHEAD seperti Lucia Saharui inilah yang menjadi pokok bahasan dalam PBK

Oleh karena itu, maka secara spesifik, PBK pun memiliki arti sendiri terhadap kata “newsperson”, yaitu “mereka yang berperan dalam penayangan berita dan bergerak di depan layar“. Sehingga dengan pengertian ini, setiap perkataan “newsperson” di PBK bisa dipastikan hanya akan merujuk pada jurnalis saja, entah itu newsreader/newsanchor/newscaster dan/atau reporter lapangan.

Kategorisasi Newsperson.

Untuk ruang gerak yang sudah kita sepakati sekalipun, masih terdapat banyak sekali komposisi newsperson yang memang kompleks, karena pengertian “news” sendiri rupanya tidak sebatas hanya pada “hard news” semata. Secara umum, kata “news” sendiri bisa merujuk pada segala macam informasi yang disampaikan, bisa berupa hard-news (berita reguler), soft-news (berita ringan), informasi wisata, berita kuliner, berita olahraga, hingga infotainment. Dan masing-masing pun memiliki komposisi newsperson yang berbeda-beda dengan bermacam-macam latar belakang.

Pada Konferensi PBK I tahun 2007, yang diikuti oleh 15 orang member PBK, maka disepakati bahwa ruang gerak PBK hanyalah dibatasi atas newsperson yang bergerak dalam kategori berikut, yaitu:

1. Kategori I (Hard News), yaitu mereka yang bergerak dalam program berita reguler, baik yang utama maupun auxiliari. Termasuk dalam kategori ini adalah berita ekonomi dan berita kriminal.
2. Kategori II (Soft-news), yaitu mereka yang bergerak dalam program berita ringan atau feature-news. Termasuk dalam kategori ini adalah berita mengenai hiburan, gaya hidup, daily activities, kesehatan, dan hobby.
3. Kategori III (Travelling-news), yaitu mereka yang bergerak dalam program berita mengenai perjalanan, travelling, dan penjelajahan. Termasuk dalam kategori ini adalah berita kuliner.
4. Kategori IV (Sport-news), yaitu mereka yang bergerak dalam program berita olahraga, baik berita olahraga formal maupun highlight.
5. Kategori V (Interview), yaitu mereka yang bergerak dalam acara-acara dialog non-berita, namun masih dalam tataran pembicaraan current-event dan bersifat formal informasional.


Githa Nafeeza, masuk sebagai Newsperson kategori V

Kecuali Newsperson Kategori I, maka untuk lainnya, cukup rawan dengan instrusi, karena banyak acara-acara jenis ini yang tidak dibawakan oleh reporter resmi/pegawai tetap dari station TV yang bersangkutan, melainkan adalah artis atau selebritis yang disewa dengan tujuan untuk meraih pasar sasaran. Oleh karena itu, pembahasan kembali dibatasi pada 2 kategori newsperson, yaitu:

1.PURE-BLOOD, yaitu newsperson yang memang bekerja 100% sebagai newsperson di station TV yang bersangkutan dan tidak memiliki sambilan lain, dan
2.HALF-BLOOD, yaitu newsperson yang turut tampil juga dalam bidang komersil, seperti model atau bintang iklan, namun pekerjaan utama mereka tetaplah sebagai seorang newsperson.


Newsperson berkategori HALF-BLOOD seperti Jenny Tan ini masih berprofesi utama sebagai Penyiar Berita.

Adapun kategori ketiga, yaitu MUGGLE-BORN tidak termasuk dalam pembahasan di PBK kecuali apabila memang ada relevansi yang kuat. MUGGLE-BORN adalah newsperson yang pekerjaan utamanya adalah sebagai selebritis, artis, model, atau apapun, dan membawakan berita (kategori II-V) hanya sebagai kerja sambilan atau hanya sekedar disewa dalam jangka waktu tertentu. Presenter-presenter sementara dan presenter tamu dimasukkan sebagai MUGGLE-BORN.

Relevansi dan Penerapan

Pembagian ini lalu menjadi dasar dari setiap gerakan dan event-event yang diadakan oleh PBK. Beberapa agenda-agenda besar dari PBK ini adalah:

1.Sistem Anchormate, menggunakan kategori I hingga V
2.Anchorliga, menggunakan kategori I hingga V
3.Jewel of The Station, menggunakan hanya kategori I dan II, dengan tidak mengikutsertakan reporter non-anchor.

This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 711×159.

Event-event besar PBK dibuat berdasarkan atas klasifikasi ini, contohnya seperti Jewel of The Station

Meskipun hanya membatasi dalam 5 kategori berita dan 2 jenis newsperson saja, pembahasan mengenai ini sudah memakan porsi yang cukup panjang dengan berbagai macam kombinasi di PBK. Jadi, pembagian dan pengkategorian ini dilaksanakan hanya sebagai simplifikasi terhadap thread semata, sehingga nanti thread ini tidak akan melenceng dari apa yang telah menjadi kesepakatan bersama, juga menjadi dasar setiap langkah yang kita lakukan. Sistem pembagian ini pun didasarkan pada metode dan tatacara PBK, sehingga bukan merupakan sesuatu yang berdasar dari diktat. Tidak ada niatan untuk membagi-bagi ataupun memisah-misahkan, karena memang para newsperson adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Namun yang kita kejar di sini bukanlah sekedar pembicaraan kosong maupun basa-basi (atau malah menjurus vulgar) seperti halnya forum-forum yang lain, melainkan ada upaya untuk mendalami dunia mereka dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik, pengertian yang lebih baik, serta ikatan emosional yang cukup erat. Karena pada dasarnya, setiap posting di PBK adalah berdasarkan cinta, pengertian, dan hubungan yang mendalam, bukan hanya sekedar nafsu dangkal.


PBK mencintai para newsperson bukan hanya dalam segi fisikal, namun juga menyayangi dan memahami mereka secara mendalam

Nah, semoga Thread-O-Pedia kali ini bisa memperkaya wawasan kita dalam dunia newsanchor-admiring. (And/Slv)

Amazing Grace, how sweet the sound; That saves a wretched, like me
I once was lost, but now I’m found; Was blind, but now I see…

3 pemikiran pada “THREAD-O-PEDIA: NEWSPERSON: SEBUAH KAJIAN

  1. oo…jadi istilah newsperson itu yang nemu anak2 PBK yaa……wah tak kira udah ada sejak dulu…wah artikelnya baguus…..om Andrade niat banget ya kalok bikin ginian…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s