Interview With Andrade Silva

Ok…saya post Interview With Andrade yaa..
full version yang ada fotonya om Andrade bisa diliat di alamat
http://brownangels.blogspot.com/2009…h-andrade.html

“Hanya orang gila yang bisa mengubah dunia”, sebuah kalimat yang sangat diyakini oleh seorang Andrade Silva. Memang, sejak dahulu, orang-orang dengan imajinasi tinggilah yang mengubah kehidupan umat manusia, walaupun banyak orang menganggap mereka sebagai manusia yang tidak normal. Sebut saja Leonardo da Vinci, Gallileo, Albert Einstein, Isaac Newton, dan sederet tokoh ternama lainnya.

Who is Andrade?

Sama seperti sederet tokoh yang telah disebutkan di atas, Andrade adalah seorang pria berusia 25 tahun dengan daya imajinasi yang luar biasa. Kemampuannya ini jelas sangat mendukung peranannya sebagai administrator Thread Penyiar Berita Kesayangan (PBK) dan Blog News Anchor Admirer (NAA). Sebagai pengamat dunia newsperson Indonesia, Andrade menggunakan imajinasinya untuk menciptakan “kenyataan dalam dunia fantasi” sekaligus “fantasi dalam dunia nyata”. Contohnya adalah Blog Anchor Liga, The Brethren Court (suatu kelompok yang bertugas melindungi para newsperson di dunia maya) lengkap dengan “Act of Secrecy”-nya, Sistem “Anchormate” dan “Sidemate”, berbagai drawing Penyiar Berita, serta masih banyak hal lain yang ia tuangkan di Thread PBK. Yang jelas, kontribusinya selaku “Anchor Admirer” dan “Pengamat Newsperson” telah banyak memberi manfaat, bagi masyarakat pada umumnya serta bagi para Newsperson sendiri.

Interview With Andrade

Brown Angels (BA) : Apa sebenarnya arti nickname anda?
Andrade Silva (AS) : Tidak ada artinya. Andrade Silva hanyalah dua nama marga yang digabungkan jadi satu. Memang waktu itu adalah nama yang cukup unik, karena hampir tidak mungkin ada yang mau menggabungkan dua nama marga dalam keadaan normal.

BA : Sejak kapan anda mulai tertarik mengamati para news person di Indonesia?
AS : Semenjak SMA, waktu itu anchor kesukaan saya adalah Ariana Herawaty (masih di SCTV). Alasannya? Tidak ada, hanya saja setelah agak sementara waktu mengagumi bintang film/sinetron, agak muncul kejenuhan..

BA : Siapakah anchor/ newsperson favorit anda? Apa alasannya?
AS : Apabila mengacu pada sistem Anchormate, maka saya harus menjawabnya dengan Lucia Saharui. Dia cantik, dan dari beberapa first-hand testimoni, juga amat baik.

BA : Apa acara berita favorit anda?
AS : Tidak ada acara berita favorit, I simply watch what I’m able to watch.

BA : Dalam satu hari, rata-rata berapa jam anda habiskan untuk menganalisa para newscaster dan newsperson, mulai dari capturing, posting, hingga blogging?
AS : Kalau seperti itu, saya jawab mungkin bisa sampai 8 jam yah…

BA : Adakah suka/ duka/ pengalaman menarik selama menjadi pengamat dunia jurnalistik Indonesia?

AS : Pastinya banyak yah, dan selama 5 tahun, tidak mungkin bisa saya sebutkan satu per satu. Namun yang menarik adalah pada suatu pagi saya pernah tiba-tiba ditelepon sama Nane Nindya. Sumpah, padahal waktu itu belum kenal sama sekali sama Nane… ternyata dia dikasih tau nomor saya dari Metta. Tepatnya apa yang kami bicarakan? Maaf, dirahasiakan… demi saya dan Nane. Tapi saat itu memang cukup mengagetkan, terutama bagi saya. Menelepon newsperson memang satu hal, tapi ditelepon adalah hal yang lain.

BA : Metode apa yang anda lakukan untuk mengcapture gambar para newscaster/ newsperson? Ada tips/ pesan/ etika yang harus diperhatikan saat melakukan dan mempublikasikan capture-an tsb?
AS : Maaf, nggak saya detailkan… Anda ntar lihat saja sendiri yah.
Metode:
http://forum.wgaul.com/showpost.php?…postcount=1441
http://forum.wgaul.com/showpost.php?…postcount=4341
Etika: buat capture sendiri, dilarang mengambil dari FS/FB tanpa seizin ybs.

BA : Para jurnalis Indonesia oleh beberapa pihak dinilai kurang dewasa. Bagaimana tanggapan anda mengenai hal ini?
AS : Tergantung siapa yang mengatakan. Namun harus kita akui bahwa dengan perubahan kondisi semacam ini, dunia jurnalisme kita masih harus kembali mencari metode dan pendekatan yang pas…

BA : Beberapa waktu yang lalu ada pendapat yang kurang lebihnya berbunyi begini “Ngapain sih kalian (anggota thread PBK) hobi banget mengambil gambar dan mengamati para newsperson, padahal pada dasarnya mereka kan cuma karyawan biasa, bukan artis atau selebritis”. Bagaimana tanggapan anda menjawab opini ini?
AS : Pendapat yang sama bisa dibalikkan mengenai artis dan selebritis. Tidakkah para newsperson itu pada dasarnya adalah selebritis dalam arti lain?

BA : Pendapat anda mengenai para anchor di Indonesia secara general?

AS : Cukup bagus, meskipun saya mungkin mengharapkan adanya anchor dengan kualitas “newscaster”

BA : Pendapat anda mengenai blog Brown Angels?
AS : Terlalu hardcore, jelas bukan gaya saya. Namun saya tidak mau menilai, dan sepanjang masih menghormati para newsperson, saya masih bisa menerimanya.

Closer with Andrade

BA : Siapa tokoh idola anda?
AS : Tentu ada beberapa orang yang menginspirasi saya. Sun Tzu adalah salah satunya (dan yang paling utama). Maklum, sebagai anak Ekonomi, agak heran saja ketika dalam Manajemen Strategis yang dibicarakan hanyalah Michael Porter namun tidak ada sama sekali yang menyebut2 mengenai Sun Tzu, padahal prinsip-prinsip Sun Tzu mengilhami jauh sebelum era manapun juga, dan menjadi patokan dari langkah2 strategis.

BA : Apa yang akan anda lakukan jika mendapatkan uang 1 Miliar?
AS : 500 juta ditabung, sisanya untuk memenuhi kebutuhan. Saya kira 500 juta sudah lebih dari cukup buat memenuhi kebutuhan saya.

BA : Seberapa besarkah (dinyatakan dalam persen) kesediaan anda menikah dengan wanita yang berprofesi sebagai news anchor/ reporter?
AS : Saat ini? 100%

BA : Siapakah perempuan paling cantik di Indonesia saat ini?
AS : Anchor paling cantik, selalu saya katakan adalah Gadiza Fauzi, ini adalah menurut pandangan objektif, meskipun sekarang saya menganggap bahwa Lucia Saharui pun lebih cantik, selain karena aspek fisiknya, juga karena dari kesaksian beberapa saksi mata, inner beauty-nya juga cerah.

BA : Sebutkan satu kata yang menurut anda paling tepat menggambarkan diri anda?
AS : Gila. “Hanya orang Gila yang bisa mengubah Dunia”

Andrade and Lucia Saharui


BA : Kapan pertama kali menyadari adanya seorang Lucia Saharui?
AS : Pagi hari tanggal 4 Desember 2007, sementara penampilannya pertama sebagai anchor saya lihat pada tanggal 31 Desember tahun yang sama, jam 01.00 malam. Semenjak awal saya melihatnya, saya sudah menyukainya. Saya selalu mengibaratkan sebagai “cahaya indah di malam yang sunyi”

BA : Mengapa anda menyukai Lucia Saharui?
AS : Jawaban normatif: cantik. Secara fisik, tapi juga ada semacam aura kecantikan yang memancar dari dalam dirinya. Suaranya juga lembut, salah satu hal yang saya suka. Meskipun mungkin dia sendiri bukanlah seorang reporter/presenter yang terbaik.

BA : Sejauh manakah Lucia Saharui memberikan inspirasi dalam hidup anda? Contoh konkretnya?
AS : Mungkin, dialah salah satu alasan mengapa saya mengembangkan thread ini sejak awal, meskipun bukan alasan utama. Saya percaya bahwa apabila saya mengembangkan thread ini hingga besar dan baik, suatu hari, jalan kami berdua pasti akan bertemu. Lewat thread ini pula, saya sudah mendapatkan kontak dengan beberapa newsperson dan membuka koridor dengan mereka. Meskipun belum ada satupun yang mengarah langsung ke Lucia, tapi di masa depan, siapa tahu?

BA : Harapan untuk Lucia Saharui?
AS : Semoga dia menjadi salah satu newsanchor terbaik, meskipun bukan dalam bidang skill, tapi setidaknya to be a good woman. Semua harapanku dan doa baikku untuknya, aku tidak menyimpan untukku sendiri.
“Onen i estel Edain, u chebin estel anim”

Itulah wawancara singkat dengan Andrade, seorang pria yang berdedikasi sangat tinggi pada perkembangan pemberitaan dan penyiar berita di Indonesia. Bergabunglah dengan Thread PBK dan Blog NAA jika anda ingin berdialog lebih jauh dengan Andrade Silva.

2 pemikiran pada “Interview With Andrade Silva

  1. Semoga interviewnya berkenan dan bermanfaat bagi anak-anak BC yaa….
    Oh ya….Lucia Saharui libur cutinya berapa lama yaa? Udah seminggu kok ndak muncul-muncul yaa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s