Interview With Jawe

Ok, saya posting aja ya interview with jawe…full version bisa dilihat di alamat http://brownangels.blogspot.com/2009…with-jawe.html
Who’s actually jawe?

Pria  ini berdomisili di wilayah Bintaro. Jawe tentulah seorang pribadi yang sangat menjunjung tinggi semangat “men sana incorpore sano”, karena memiliki hobi bermain sepakbola dan tenis meja. Selain menjadi member yang aktif di Thread PBK dan menjadi administrator blog NAA, jawe juga mengelola blog pribadinya yang beralamat di www.jawakowek.org.

Interview singkat yang kami lakukan via email membuat saya berpendapat bahwa jawe adalah pribadi yang santai namun penuh perhitungan, easy going, dan baik hati.

Brown Angels (BA): Apa sebenarnya arti nickname anda?
Jawe (JW): Gue sendiri nggak tahu artinya. Nickname ini diberikan pas gue SMP.

BA: Sejak kapan anda mulai tertarik mengamati para news person di Indonesia?
JW: Sejak gue gabung di WG. Sekitar tahun awal tahun 2007. Sebenernya nggak terlalu tertarik sih, cuma pengen ngobrol-ngobrol aja. Eh lama-lama nongkrong di PBK jadi tertarik juga dengan dunia news person.

BA: Siapakah anchor/ newsperson favorit anda? Apa alasannya?
JW: Chantal Della Concetta. Karena nama dan wajahnya unik banget.

BA: Mengapa anda kemudian memutuskan untuk membuat sebuah blog tentang para newscaster/ newsperson?
JW: Menyalurkan hobi. Dan siapa tahu ada orang yang memiliki hobi yang sama.

BA: Apa acara berita favorit anda? Mengapa?
JW: Indonesia This Morning. Karena beritanya itu singkat, padat dan lengkap. Males soalnya melihat berita yang jam tayangnya panjang dan isinya itu bisa membuat kita pesimistis.
BA: Dalam satu hari, rata-rata berapa jam anda habiskan untuk menganalisa para newscaster dan newsperson, mulai dari capturing, posting, hingga blogging?
JW: Hmm.. bisa jadi sekitar 8 jam.

BA: Adakah suka/ duka/ pengalaman menarik selama menjadi pengamat dunia jurnalistik Indonesia?

JW: Kebanyakan sukanya sih. Dukanya malah seandainya nggak bisa jadi pengamat karena ada kesibukan yang lain.

BA: Metode apa yang anda lakukan untuk mengcapture gambar para newscaster/ newsperson?

JW: Menggunakan tv tuner.

BA: Para jurnalis Indonesia oleh beberapa pihak dinilai kurang dewasa. Bagaimana tanggapan anda mengenai hal ini?
JW: Kalau gue bilang sih mereka sangat profesional. Seperti ketika Meutya Hafid yang dikirim ke Irak atau ketika para reporter meliput perang Israel-Hamas dan juga ketika malam-malam para reporter harus siaga ketika meliput kebakaran di Depo BBM Pertamina Plumpang.

BA: Beberapa waktu yang lalu ada pendapat yang kurang lebihnya berbunyi begini “Ngapain sih kalian (anggota thread PBK) hobi banget mengambil gambar dan mengamati para newsperson, padahal pada dasarnya mereka kan cuma karyawan biasa, bukan artis atau selebritis”. Bagaimana tanggapan anda menjawab opini ini?
JW: Ya, namanya juga hobi. Susah juga menjelaskan kesukaan. Karena tiap orang beda-beda kesukaannya.

BA: Pendapat anda mengenai blog Brown Angels?
JW: Blog yang okeh dan sering kali bikin gue ketawa. Tapi capture-nya dibagusin biar lebih keren

Closer with jawe

BA: Siapa tokoh idola anda? apa alasannya?
JW: Nggak ada yang terlalu gue idolain. Karena ya tiap orang punya keistimewaan dan kekurangannya sendiri.

BA: Apa yang akan anda lakukan jika mendapatkan uang 1 Miliar?
JW: Bayar zakat dulu. 80% gue investasiin ke reksadana. 15% buat usaha. 5% buat hura2 hehe.

BA: Seberapa besarkah (dinyatakan dalam persen) kesediaan anda menikah dengan wanita yang berprofesi sebagai news anchor/ reporter?

JW: Sekitar 50%. Pengen tapi nggak terlalu ngoyo.

BA: Siapakah perempuan paling cantik di Indonesia saat ini?

JW: Banyak yang cantik2. Nggak bisa memutuskan yang paling cantik. Gue suka Chantal, Erika Sumbino, Aviani Malik, Intan Fahdiana dan Olivia Marzuki. Itu kalo dari dunia jurnalis. Kalo dunia entertainmen ada Sandra Dewi, Dian Sastro, Mayang Naomi.
BA: Sebutkan satu kata yang menurut anda paling tepat menggambarkan diri anda?
JW: Pemalu

Jawe and Fifi Aleyda Yahya
*kami memilih sosok Fifi Aleyda Yahya karena anchor tersebut merupakan anchormate jawe

BA: Kapan pertama kali menyadari adanya seorang Fifi Aleyda Yahya? Dan kapankah anda mulai tertarik dengan penampilannya?
JW: Pas ada Metro TV. Mungkin ini yang namanya love at first sight. hehe.

BA: Mengapa anda menyukai sosok Fifi Aleyda Yahya?
JW: Cakep dan suaranya khas banget

BA: Sejauh manakah Fifi Aleyda Yahya memberikan inspirasi dalam hidup anda?
JW: Nggak ada. Hanya sejauh mengagumi secara fisik saja.

BA: Harapan untuk Fifi Aleyda Yahya?
JW: Nggak ada harapan sih. Sudah menemukan yang lebih okeh dari Fifi Aleyda Yahya sih.

Well, selamat untuk jawe, yang telah menemukan sosok yang lebih “OK” dari Fifi Aleyda Yahya. Jika anda ingin bertukar pendapat dengan pria yang menyebut dirinya pemalu namun sangat realistis dan baik hati ini, anda dapat mengontaknya via email jawez2002 [at] yahoo [dot] co [dot] uk atau mengunjungi blog pribadinya di alamat jawakowek.org.

Iklan

6 pemikiran pada “Interview With Jawe

  1. @faisal arif
    Ehh…pernah ketemu yaa…tetangga-an kah?
    Saya belum pernah ketemu om Aud, tapi udah pernah liat fotonya…kalo menurut saya ndak gitu imut….tapi kesannya malah ‘cool’ gitu……

  2. @ Wikuowen
    Ketemu sih emang pernah (di JCC), tapi gak tetanggaan lah beda kota.
    berarti lo kurang teliti ngeliat fotonya,klo lihat langsung om Audi itu… hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s