Apa Khabar Indonesia Malam VS Today’s Dialogue
Ditulis oleh Janissary di/pada Februari 13, 2009
Satu lagi Dari Wikouwen:
Apa Kabar Indonesia Malam versus Today’s Dialogue
Ok, mumpung sekarang sedang ramai-ramainya persaingan antara “merah” versus “biru” (Man. United-Chelsea, Inter Milan-AC Milan, Demokrat-PDIP, dll) kali ini saya mencoba untuk menganalisa duel sejenis. Dan judul duel kali ini adalah Apa Kabar Indonesia Malam vs Today’s Dialogue. Saya sengaja memilih kedua acara tersebut karena sama-sama memiliki format dialog “semi-debat” antar narasumber, serta waktu tayang yang hampir bersamaan.
Agar lebih terfokus, anchor yang saya pilih untuk mewakili duel ini adalah Tina Talisa (Apa Kabar Indonesia Malam) dan Kania Sutisnawinata (Today’s Dialogue). Keduanya sengaja saya pilih karena memiliki karakteristik yang paling dekat dengan warna merah dan warna biru. So, the duel is…
Apa Kabar Indonesia Malam vs Today’s Dialogue
Tina Talisa vs Kania Sutisnawinata
Fire vs Ice

Note: Saya tidak akan memberikan penilaian implisit untuk duel ini. Artikel ini hanya bersifat sebagai wacana, dan akhirnya anda sendirilah yang akan menentukan pemenangnya…
1. Environment
Meliputi setting tempat, tata ruang, dan suasana selama acara berlangsung.
Apa Kabar Indonesia Malam : Sesuai dengan logo TVOne, latar environment acara ini didominasi warna merah. Mulai dari sofa, warna caption, bahkan logo sponsor di monitor. Suasana sibuk sangat terasa, karena dari tempat siaran dilangsungkan dilatarbelakangi kaca tembus pandang yang memperlihatkan banyak mobil dan pejalan kaki lalu-lalang. Belum lagi latar belakang piano sebagai musik pengiring. Atmosfer acara: Crowded (Ramai/ Meriah)
Today’s Dialogue: Didominasi oleh warna biru. Yang tertangkap oleh kamera hanyalah para narasumber dan sang host serta sebuah meja panjang berwarna biru pula. Latar belakang yang polos, tata ruang minimalis, serta nyaris tanpa musik pengiring membuat acara sangat terkesan formal. Atmosfer acara : Serius.
2. Wardrobe
Apa Kabar Indonesia : Bermacam-macam jenis wardrobe sudah pernah dikenakan oleh Tina Talisa dalam acara ini. Mulai dari blazer, baju kasual, pakaian adat Tionghoa, hingga gaun pesta. Wardrobe yang dikenakan para narasumber pun terkesan bebas, mulai dari setelan jas, kemeja, bahkan “pakaian ninja”(saat menghadirkan salah satu penganut aliran sesat).
Today’s Dialogue : Hanya satu macam tipe wardrobe yang dipakai oleh sang host, yaitu blazer formal yang dipakai para anchor saat membawakan berita. Narasumber juga selalu hadir dengan jas lengkap beserta dasinya.
3. The Host
Apa Kabar Indonesia Malam: Well, kata yang tepat untuk menggambarkan seorang Tina Talisa dalam membawakan acara ini adalah : Penuh gairah. Ya, sangat jelas terlihat gairah serta semangat Tina Talisa dalam membawakan acara ini. Dalam membawakan berita dan menginterview narasumber, semangat dan gairah Tina Talisa sangat berkobar. Tampak sangat menyatu dengan berita, narasumber, dan para pemirsa. Tak jarang Tina menunjukkan banyak ekspresi, tertawa lepas, atau bahkan melontarkan sindiran pedas. Tensi acara dan emosi pemirsa dibuat naik turun di tangan seorang Tina Talisa. Keseriusan dan ketulusan Tina Talisa dalam membawakan acara inilah yang dianggap banyak orang mampu memunculkan inner beauty seorang Tina Talisa, membuatnya jauh memimpin dalam poling “Presenter dengan Inner Beauty Terkuat” dalam blog ini. Kesimpulan: Berapi-api!
Today’s Dialogue: Supercool! Ya, itulah nama tengah yang harus disematkan pada seorang Kania Sutisnawinata. Dalam acara Today’s Dialogue, Kania tak jarang harus me-manage empat narasumber sekaligus. Dan semua itu berhasil ia lakukan dengan sangat tenang. Ekspresi wajahnya dari awal sampai akhir sangat stabil dan serius. Senyum simpul dilontarkan dengan sangat terkontrol, kebanyakan saat akan break iklan. Pertanyaan yang dilontarkan sangat relevan dengan konteks acara dan benar-benar telah dipersiapkan dengan matang. Kesimpulan: Cool!
4. Narasumber
Apa Kabar Indonesia Malam : Dalam acara ini, para narasumber harus siap digali jawabannya sedalam mungkin oleh Tina Talisa. Jika mencoba menghindar, akan terus dikejar. Intinya, tak ada pernyataan diplomatis. Yang ada hanyalah jawaban “hitam” atau “putih”, “pro” atau “kontra”, serta “ya” atau “tidak”. Kondisi inilah yang kadang membuat sang narasumber tak terkontrol emosinya sehingga banyak mengeluarkan pernyataan yang didasari oleh emosi sesaat.
Today’s Dialogue: Sama seperti pertanyaan yang dilontarkan oleh sang host, jawaban para narasumber juga tampaknya telah dipersiapkan dengan matang. Argumen dan kontra-argumen telah diperhitungkan dengan sangat baik sehingga selalu terdengar logis dan sistematis. Waktu yang cukup banyak memungkinkan sang narasumber memberikan jawaban panjang, yang terkadang justru membingungkan dan tak jelas ujung pangkalnya sehingga membuat para pemirsa merasa bosan.
5. The Debate
Apa Kabar Indonesia Malam: Sangat seru. Jika kedua narasumber yang saling bertentangan dihadirkan dalam satu ruangan, biasanya debat akan berlangsung panas. Tak jarang “adu mulut”, perebutan kesempatan untuk mengeluarkan pendapat, dan berbagai kritikan pedas saling dilontarkan. Jika kedua kubu benar-benar saling bertentangan,debat akan berlangsung hampir sepanjang acara, bahkan ketika break iklan pun tampaknya para narasumber masih sibuk berdebat. Pertanyaan dan pernyataan dari Tina Talisa juga sering makin “menghangatkan” suasana debat. Bahkan cukup sering juga terjadi debat segitiga antara Narasumber A, Narasumber B, dan Tina Talisa.
Today’s Dialogue: Sistematis. Narasumber menyampaikan argumennya sesuai giliran yang ditentukan oleh Kania Sutisnawinata. Wibawa Kania yang besar membuat sangat jarang sang narasumber melanggar gilirannya dan memotong/mengcounter argumen narasumber lain yang sedang berbicara. Sistem ini membuat debat lebih nikmat ditonton, namun atmosfer debat cenderung menjadi statis dan bisa berkembang ke arah membosankan.
Overall?
Well, harus saya tekankan bahwa Apa Kabar Indonesia Malam dan Today’s Dialogue adalah dua acara berita yang sangat berkualitas. Kania Sutisnawinata dan Tina Talisa juga merupakan anchor yang sangat menguasai bidangnya, dan keduanya memiliki karakteristik serta daya tarik tersendiri.
* Jika anda mencari lebih dari sekedar acara berita dan menginginkan debat panas yang menghibur namun tetap edukatif, Apa Kabar Indonesia Malam adalah acara yang tepat.
* Namun jika anda ingin mendengar argumen-argumen yang sangat berkualitas dan dipersiapkan dengan matang; serta memiliki cukup konsentrasi untuk mengikuti dialog panjang yang terkandang berputar-putar, maka Today’s Dialogue merupakan pilihan tepat.
* Dan jika anda adalah orang yang haus akan informasi serta memiliki cukup kesabaran untuk mendengarkan berbagai polemik di negeri ini, saksikanlah Apa Kabar Indonesia Malam hingga selesai, setelah itu lanjutkanlah dengan menonton Today’s Dialogue. So? The choice is yours!
Maaf ya kalau kurang berkenan…saya berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menyinggung hal2 sensitif 



wikuowen berkata
Wow….dipost disini lagi…makasih ya om webmaster…suatu kebanggaan postingan saya bisa muncul di blog ber-PR 4
Sebelumnya, jika ada yang kurang berkenan saya mohon maaf yaa…
Mohon kesabaran dan kelapangan dada dari oom Reds& BLack selaku pengelola blog ini
Andrei Arshavin berkata
setuju boss…AKI emang lebih menarik konsepnya
Reds & Black berkata
Gpp sih, postingnya keren kok. Cuma terasa agak kurang pas aja perbandingannya. Saya sendiri sebenarnya lebih suka AKI Malam dibanding TD. Tapi tetap merasa nggak adil kalo memperbandingkan keduanya.
Yang membuatku berpikir dua acara itu beda jauh adalah konsepnya yang jauh banget, tujuan acaranya juga berbeda. Kemudian kalo model AKI nggak selalu berbentuk debat. Terkadang hanya satu narsum atau beberapa narsum yang berasal dari satu pemikiran. Sedangkan TD hampir selalu mempertemukan semua pihak yang terlibat. So agak sulit memperbandingkannya. Beda kasus kalo misal Kabar Petang vs Metro Hari Ini. Keduanya sama-sama program berita prime time. Walau konsepnya nggak sama tapi tujuan acaranya sama.
yuya berkata
tergantung pas bahas apa dulu…
tp selama ini saya suka ngikutin AKI jg, uptodate bgt…mulai dr ngundang tokoh Hamaz, terus soal MUI itu jg…
maman198 berkata
Nggak apple-to-apple. Ibarat bandingin Intel-AMD secara kasar, bukan seperti membandingkan, misal, C2D sama X2 gitu..
Meyca berkata
Setuju sama Reds & Black,dua acara tsb memang tdk bisa dibandingkan,kalo AKI Malam tema yg diangkat/diperdebatkan yg jd hot issue pada hari itu jg,kalo Todays Dialogue mengangkat issue yg paling hangat dalam sepekan… Jd gak heran kalo AKI malam lebih uptodate…
wildan berkata
Intinya: Tina Talisa vs Kania SW.
Tina ‘berapi-api’sangat tepat, sering membikin narasumber jd tidak nyaman. Kadang samar2 terlihat sedikit berpihak.
Kania ‘cool’ memang.
duniavidi berkata
tina ok smart and brillian
dhonz berkata
Ibarat makanan…AKI malam seperti sayuran yang lebih mudah dicerna dan gak bikin sembelit, sedangkan TD seperti daging yang seret dan bikin susah BAB kalo kebanyakan…he..he..he..
Anton Setyo Pramono berkata
Sepertinya untuk segmen pun kedua program ini agak berbeda, meskipun sama-sama mengulas hal-hal yang lagi ngetren. AKIM lebih menyasar orang-orang muda yang masih bergelora. sedangkan TD sasarannya kelas eksekutif muda ke atas. Meskipun bisa saja para segmen itu berpindah-pindah.
saya berkata
Metro tv
- Archipleago = Prita Laure
- Metro realitas = Eva Julianti
- Breaking News = Tommy tjockro, Eva julianti, Frida lidwina,
and anymore..
That’s it my favorite one.. (^_~)
nuraenun julie berkata
apa khabar indonesia tercinta??? tvone salah 1 tv swasta pavorit saya, sucses trus yach…tx
giru berkata
kalo ak pribadi lebih suka nonton TD, lebih banyak yang bisa digali dari situ. lagipula kania tuh anchor fave ku hehehe she’s so perfect!
kalo AKI emang seru debatnya, tapi ak kurang sreg ama tina talisa, perasaan dia kebanyakan becanda, n pertanyannya gampang banget ditebak
kang aips berkata
dua 2 nya aku suka acara ini ,,malah di profil lengkap blog ku ,,acara pavorit ,,ya ini …
smoga tambah sukses !!
kang aips berkata
kania juara dech kalou urusan penampilan ya …